Ha-yo Yogurt Hadir di Blok M dan Puri Indah, Apa Saja Menunya? | RETAILITORY

Meskipun beberapa kedai frozen yogurt asing di pasar Indonesia tumbang, daya tarik industri ini tetap menggiurkan bagi beberapa kalangan, termasuk Ha-yo Frozen Yogurt (froyo) yang memulai debut di Pizza Hut Ristoranto Boulevard Bintaro pada 2025 lalu.

Logo Ha-yo Pasaraya Blok M dengan latar belakang area duduk
Ha-yo/Hayo di Pasaraya Blok M - Sumber: Media sosial Ha-yo Frozen Yogurt

Tak lama setelah itu, Ha-yo langsung tancap gas dengan membuka gerai baru di Pasaraya Blok M dan Puri Indah Mall (opening soon). Menurut beberapa kabar yang beredar, kedai ini masih memiliki afiliasi dengan salah satu restoran udon di Indonesia.

Mirip dengan banyak kedai froyo lain yang tampil dengan warna ceria, Ha-yo tampil dengan tema warna hijau. Interiornya didominasi elemen kayu dan tanaman untuk memberikan kesan natural. Kedai ini menawarkan puluhan kursi dan fasilitas stopkontak.

Suasana gerai ha-yo frozen yogurt dengan elemen kayu dan interior yang cerah, lengkap dengan station self service
Interior Ha-yo dengan nuansa cokelat (kayu) - Sumber: Media sosial Ha-yo Frozen Yogurt

Ha-yo sendiri menawarkan konsep self-service, tidak berbeda jauh dengan merek Yo-chi dan Yogurt Republic. Terdapat 3 ukuran wadah yang bisa dipilih:

  • Ukuran small - Rp40.000
  • Ukuran medium - Rp60.000
  • Ukuran large - Rp75.000

Konsumen bisa mengisi wadah dengan 6 jenis froyo sesuai takaran yang diinginkan: Happy Glow, Smooth Choco, Dreamy Berry, Mango Boost, Zen Matcha, dan seasonal flavor (berubah setiap beberapa periode).

Setelah mengisi wadah dengan froyo, konsumen bisa menuju topping station yang terdiri atas 6 kategori, berikut adalah sebagian di antaranya:
Drizzle: Matcha sauce, zesty yuzu sauce, wild berry sauce, Earl Grey sauce, nata de coco, dan Berry Boba Pops.
Crunchers: Crumble Rumble, crunchy Biscoff sauce, colormix, earthy malt, krokko milk sauce, cookie dough, dan spring sakura mochi.
Fruits: Watermelon mint, kiwi, grape, strawberry, dan lychee.
Big chunks: Twisted Lines, Surprise In Straps, brownie chunk, dan donut bites.
Hot glaze: Nutty pistachio, hazelnut choco, espresso drip, dark choco milk, dan peanut butter.

Meja topping yang bisa digunakan sepuasnya oleh konsumen
Area topping - Sumber: Media sosial Ha-yo Frozen Yogurt

Untuk memikat minat pengunjung, Ha-yo menerapkan beberapa inisiatif seperti kompetisi DIY (design-it-yourself). Hal ini selaras dengan konsep Ha-yo yang membebaskan konsumen mengkustomisasi produk sesuai keinginan. Pihaknya juga menawarkan beberapa rasa froyo yang hanya tersedia dalam waktu terbatas.

Kreasi menu Ha-yo dengan saus matcha
Salah satu kreasi menu Ha-yo - Sumber: Media sosial Ha-yo Frozen Yogurt

Daya tarik konsep self-service bisa dibilang mirip dengan restoran all you can eat atau restoran prasmanan, konsep ini memberikan kebebasan penuh bagi pengunjung untuk bereksperimen dan mengeksplorasi rasa.

BEBERAPA LOKASI HA-YO FROZEN YOGURT

  • Ha-yo Emerald Bintaro
  • Ha-yo Pasaraya Blok M
  • Ha-yo Puri Indah Mall (opening soon)

PERSAINGAN KEDAI FROYO SETELAH 2020
Meskipun tren froyo tidak lagi sebesar era 2000-an akhir, ada beberapa jaringan frozen yogurt berhasil bertahan lama di pasar Indonesia, contohnya Froyou (kelas menengah-bawah), Yoguchi, Yogurt Republic, J.Cool, dan Sour Sally.

Di antara semua nama tersebut, Sour Sally memang bisa dibilang paling sukses. Merek yang didirikan Donny Pramono ini sudah menjelajahi berbagai pasar internasional, termasuk Filipina, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi. Merek ini dikenal dengan produk Black Sakura dan pemasarannya sebagai hidangan yang lebih sehat.

Selain konsep reguler, merek ini juga mengenalkan konsep eksklusif berupa Sour Sally Green di beberapa cabang. Sour Sally Green hadir dengan ruang yang lebih luas dan menu yang beragam, contohnya Pourfect Tiramisu dan TaBaGor (tahu bakso goreng).

Kalian pernah mencoba frozen yogurt di Ha-yo/Hayo? Atau kalian lebih suka dengan ice cream?

Komentar