Review Sunset Pier PIK, Area Retail Terbuka dengan View Mangrove dan Laut

Setelah kehadiran area waterfront seperti Batavia PIK dan Land's End, Agung Sedayu Group (lewat Arkana) menghadirkan Sunset Pier, sebuah destinasi ritel semi-terbuka yang terletak di sisi selatan Riverwalk Island/Ebony Island PIK.

Lobby dan drop off Sunset Pier dengan desain kaca patri berwarna-warni
Area drop off dan lobi Sunset Pier - Sumber: Dokumentasi pribadi

Beroperasi sejak akhir tahun 2025, Sunset Pier hadir dengan konsep yang sekilas mirip Batavia PIK. Terdapat area dengan promenade (area pejalan kaki menghadap ke laut) dan bangunan ritel tematik di sampingnya.

Suasana Sunset Pier PIK dengan ruang hijau dan area promenade untuk berjalan kaki
 - Sumber: Dokumentasi pribadi

Selain dengan kendaraan, pengunjung yang ingin datang ke Sunset Pier bisa mengambil opsi jalan kaki dari Batavia PIK extension atau Golf Island. Menurut penulis, opsi ini cocok ditempuh bagi kalian yang suka jalan santai pada sore hari karena hembusan anginnya menyegarkan (dan kencang 😂).

Kendati mirip dengan Batavia PIK, Sunset Pier punya beberapa fitur yang penulis rasa lebih menarik, contohnya kanopi di area promenade agar pengunjung tidak kepanasan saat siang atau kehujanan. Beberapa area juga dilengkapi taman kecil dan kolam agar terkesan lebih natural.

Area koridor dengan kanopi di Sunset Pier PIK
Area berkanopi - Sumber: Dokumentasi pribadi

Tenant Sunset Pier didominasi oleh gerai F&B dengan selingan toko fesyen dan gerai servis seperti Pixie Authentic dan Puppy Affair.

Untuk opsi F&B, berikut adalah beberapa di antaranya: Miro Matcha House, Yakiniku Rich, Jiu Zhai Valley, Buntut Gajah, dan Ki Sen Tro. Bagi pencinta kapibara, kalian bisa juga mengunjungi kafe Capyca. Di sini, pengunjung bisa menyantap hidangan dikelilingi capybara asli.

Desain arsitektur dengan cahaya hangat dan suasana pada malam hari
Deretan bangunan ritel F&B - Sumber: Dokumentasi pribadi

Selain bangunan ritel permanen, Sunset Pier juga dilengkapi dengan fasilitas seperti lapangan padel (opening soon) dan area event yang diberi nama Aurora Sunset Hall.

Daya tarik lain tempat ini adalah amphitheater yang bisa digunakan pengunjung untuk duduk santai sambil melihat pertunjukan dan menikmati proses terbenamnya matahari. Selain sunset, pengunjung juga bisa melihat langsung hutan bakau yang ada kawasan PIK.

View alam berupa mangrove, sunset dan panggung pertunjukan
Area amphitheater dengan panggung - Sumber: Dokumentasi pribadi

Dari sisi desain, Sunset Pier tampil glamor lewat pencahayaan yang hangat dan dekorasi sirip logam. Sekilas, arsitektur di sini nampaknya mengacu pada gaya art deco dan gaya kontemporer. Desain toiletnya juga tidak kalah menawan dengan nuansa hijau dan AC yang dingin. Sayangnya, posisi toilet dan musala di sini kurang strategis karena hanya tersedia di area drop off (bawah).

Secara keseluruhan, penulis merasa tempat ini cukup nyaman dan menarik. Dibandingkan dengan Batavia PIK, tenant di sini memang agak minim (sekitar 10-20 saja), tetapi daya tarik alamnya cukup unik dibandingkan area Batavia PIK yang terkesan penuh. Beberapa tenant di sini juga cukup unik dan jarang ditemui.

Baca juga: Orange Groves PIK 2: Destinasi Wisata di Tepi Sungai Tahang dan Greenbelt

Pemandangan Sunset Pier saat sunset dengan dua orang melihat ke Gold Coast PIK 1
Pemandangan ke arah Gold Coast (PIK 1) - Sumber: Dokumentasi pribadi

Alamat: Jalan Simpang Empat, Riverwalk Island PIK, sederet dengan Seadoo Pier
Jam operasional: 10.00-22.00
Transportasi umum terdekat: TJ koridor 1A (Pantai Maju-Balai Kota)

Tenant di Sunset Pier per 2026:

  • Buntut Gajah
  • Jiu Zhai Valley
  • Ki Sen Tro
  • Picki & Pour
  • Puppy Affair
  • Miro Matcha
  • V7 Cafe
  • dll.

Komentar