Melihat Perjalanan Ekspansi Masif KKV (OH!SOME) dan Miniso | RETAILITORY
Beberapa tahun belakangan, banyak jaringan toko asal Tiongkok yang mencoba peruntungannya di Indonesia. Mulai dari F&B seperti Haidilao, Mixue hingga fesyen dan gaya hidup seperti Miniso, Usupso (USS), dan Ximivogue.
Selain mereka, ada juga brand lain yang merebut perhatian masyarakat Indonesia. Ialah OH!SOME (KKV), jaringan toko lifestyle yang menjual produk yang trendi dengan tampilan modern dan menonjol dibanding toko lainnya.
![]() |
| Gerai pertama KKV Indonesia di Central Park - Sumber: Dokumentasi pribadi |
SEJARAH AWAL
Semua berawal pada 2015, ketika KK Guan diluncurkan di Tiongkok. Toko ini secara luasan tidak besar lebih diposisikan sebagai minimarket produk impor. Pada tahun 2019, merek KKV pun diluncurkan. KKV diposisikan sebagai retailer gaya hidup yang menawarkan produk bagi kalangan muda, dengan luasan sekitar 350-3500 m2.
Pada tahun yang sama, KK Group juga meluncurkan The Colorist, toko produk kecantikan dengan target utama gen Z. Tidak berhenti sampai di sana, mereka juga membuka X11 pada 2020. Toko ini didesain lebih hip bagaikan dunia sci-fi dengan produk-produk kolektor seperti mainan action figure hingga akesoris yang sedang populer.
![]() |
| Salah satu gerai The Colorist di Tiongkok - Sumber: Weibo/The Colorist调色师 |
Hingga Maret 2023, tencatat ada 402 toko KKV, 198 toko The Colorist, 49 toko X11, dan 47 toko KK Guan yang tersebar di berbagai provinsi di Tiongkok serta Indonesia. Di antara keempat merek tersebut, baru KKV yang masuk ke Indonesia dengan jumlah gerai sebanyak 23.
![]() |
| Toko X11 - Sumber: Weibo/X11潮玩集合 |
Meski mendapat banyak pendanaan dari investor seperti JD.com (Jingdong), Black Ant Capital, dan CMC Capital, ekspansi yang dilakukan KKV secara jor-joran tentu membawa risiko tersendiri, apalagi pada masa pandemi.
Meski keuntungan meningkat, biaya yang perlu dikeluarkan ikut melesat. Tercatat dalam prospektusnya, KK Group baru bisa mencatat keuntungan pada periode 2022, bersamaan dengan kembalinya kehidupan normal setelah pandemi.
Dalam waktu dekat, KK Group berencana go public di pasar saham Hong Kong untuk mendapatkan dana segar untuk ekspansi, pembangunan infrastruktur dan meningkatkan sistem supply chain. KKV juga sudah membuka gerai pertamanya di Bukit Bintang, Malaysia.
KKV (OH!SOME) DI INDONESIA
Semua hal ini kemudian membawa kita ke KKV Indonesia yang awalnya dikelola melalui perusahaan patungan bersama mitra lokal. Pada Maret 2020, KKV Indonesia membuka toko pertamanya di lantai LGM Central Park Mall, bersamaan dengan pandemi. Kendati buka pada masa tersebut, KKV Central Park tetap berhasil menarik perhatian publik.
Tidak lama berselang, KKV membuka gerai ke-2 dan ke-3 Mal Taman Anggrek dan Lippo Mall Puri. Dalam rencana awalnya, KKV juga berencana membuka gerai di Pluit Village, namun rencana tersebut urung terwujud. Memasuki Juli 2023, jumlah toko KKV melesat tajam menjadi 31 toko di Indonesia.
![]() |
KKV Mal Taman Anggrek - Sumber: Dokumentasi pribadi |
Interior KKV yang mencolok dengan warna-warna pastel yang terang menciptakan pengalaman belanja yang ceria dan tidak membosankan, apalagi hampir setiap toko memiliki tema khusus, contohnya tema pantai, balapan, dan robot.
Desain produk yang unik, relatif terjangkau, dan disenangi kalangan muda juga sering disebut sebagai kelebihannya. Hal ini didukung dengan sistem rotasi dan rantai pasok yang kuat. Berdasarkan data yang dipaparkan dalam prospektusnya, 1 toko KKV biasanya memiliki 20.000 SKU dan 14 kategori produk.
![]() |
| Produk mie yang dipajang di area noodle wall KKV - Sumber: Dokumentasi pribadi |
Kategori produk utama di KKV: make up, mainan anak, makanan ringan, sampai kebutuhan sehari-hari. Mulai dari impor (mayoritas dari Tiongkok) hingga produk lokal. Dengan luas toko yang besar, produk yang dijual bisa lebih beragam.
![]() |
| Aksesori dan pernak-pernik yang dijual di KKV - Sumber: Dokumentasi pribadi |
Kembali berbicara soal KKV memperkenalkan produk baru lewat foto atau video menarik di akun media, serta kehadiran influencer di media sosial menjadi salah satu hal yang dimanfaatkan untuk menarik orang. Misalnya, kehadiran akun @kkvhaul.id yang isinya berupa rekomendasi produk.
Kesuksesan tersebut juga membuat pengelola mal berbondong-bondong memasukan KKV ke malnya. Bisa dibilang, kehadiran KKV bagaikan kunci emas bagi mal untuk menarik pengunjung secara masif. Ya, paling tidak untuk saat ini.
![]() |
| Area noodle wall di KKV Central Park - Sumber: Dokumentasi pribadi |
![]() |
| Area jewelry di KKV Samarinda Central Plaza - Sumber: KKV Indonesia |
Pada 1 Agustus 2024, seluruh gerai KKV di Indonesia mengganti namanya menjadi OH!SOME. Perubahan nama ini sepertinya tidak terlepas dari keputusan KK Group yang melepas saham KKV Indonesia dan tidak lagi memberikan hak penggunaan nama KKV, seperti yang disampaikan pada prospektusnya (per Januari 2024).
UPDATE 2026: KKV kembali ke pasar Indonesia pada akhir April 2026. Sebagai awalan, pihaknya membuka 10 toko sekaligus dalam rentang waktu 1 bulan. Kembalinya KKV menandai perang baru antara KKV dan OH!SOME.
THE OTHER(S) IN 2023
Pada saat yang bersamaan dengan perkembangan KKV, Miniso mengembangkan format toko baru di berbagai cabang. Salah satu contohnya adalah Miniso Mal Artha Gading yang hadir dengan konsep baru (2023).
Gerai tersebut dibuat berbeda dengan memadukan warna selain putih dalam interiornya untuk menciptakan suasana yang lebih hidup dan ceria. Beberapa gerai lain juga mulai mengubah susunan produknya, dengan memperbanyak makanan ringan dan mainan.
![]() |
| Konsep baru Miniso Mal Artha Gading - Sumber: minisoindo |
Hingga saat ini, Miniso telah merenovasi beberapa toko lain sekaligus memperluas lahan toko dengan konsep baru, misalnya Miniso Grand Indonesia yang mengusung konsep pink dan Miniso Margo City yang menghadirkan produk-produk dan hiasan bertema Sanrio.
Miniso sendiri didirikan tahun 2013 oleh Jack Ye/Ye Guofu dan dikenal lewat tampilan toko dan produk yang minimalis. Mirip dengan Uniqlo, Daiso, dan Muji. Gerai Miniso tersebar di Asia hingga benua Amerika.
Di Indonesia, Miniso pertama kali hadir di Mal Taman Anggrek pada Februari 2017. Pada masa awal, gerai Miniso cenderung berada di mal besar saja.
Seiring waktu berjalan, Miniso merambah kota-kota kecil di luar Jabodetabek. Ada yang berada di dalam pusat perbelanjaan, ada juga yang berupa bangunan sendiri (stand alone). Hal ini juga tidak terlepas dari program kemitraan atau franchise yang diadakan Miniso. Hingga pertengahan 2024, Miniso memiliki 300-an gerai yang tersebar di berbagai daerah.
CLOSING STATEMENT (FROM 2024)
Ekspansi masif yang sedang dilakukan KKV memang mengagumkan. Dalam waktu singkat, mereka berhasil menarik perhatian masyarakat. Tampilan toko dan produk yang kontras dibanding toko-toko lain membuat mereka menonjol.
Apakah KKV bisa bertahan melawan pesaingnya (termasuk Miniso) dan mempertahankan eksistensinya dalam jangka panjang? Hanya waktu yang bisa menjawab.

.jpg)







Komentar
Posting Komentar