LULI Indonesia Hadir di Central Park 2: Membawa Konsep "TCM" dan Teh Sehat | RETAILITORY
Di tengah arus milk tea dan bubble tea yang merajai pasar Indonesia, ada beberapa merek baru yang hadir dengan konsep minuman traditional chinese medicine (TCM), alias minuman herbal.
| Gerai LULI di Singapura - Sumber: LULI Singapore |
Salah satu contohnya adalah LULI (陆藜) yang akan buka di Central Park 2/Neo Soho pada Februari 2026. LULI (sering ditulis 陆藜开了个方子) merupakan jaringan kafe yang didirikan oleh enam orang bersaudara di Tiongkok.
Menurut pernyataan resmi di situsnya, LULI dihadirkan sebagai bentuk integrasi budaya tradisional dan aspek modern.
TAMPILAN TOKO
Kedai LULI biasanya hadir dengan identitas visual warna hijau terang dan kayu untuk memberi kesan sehat dan alami. Format tokonya mirip dengan kedai sejenis, ada yang berupa island store, kafe di dalam mall, dan kafe di ruko.
| Visualisasi gerai LULI Central Park 2 - Sumber: LULI China |
Ketika datang ke meja kasir, pengunjung akan disambut dengan tea boiling machine yang berisi ramuan minuman. Ramuan-ramuan tersebut terdiri atas tumbuhan dan buah seperti Chrysanthemum, gingseng, buah goji beri, kulit jeruk keprok, ficus hirta, almond, dan akar manis.
| Mesin tea boiler dengan ramuan minuman - Sumber: LULI China |
Fitur lain yang dimiliki toko ini adalah mesin scanner berbasis AI yang katanya bisa memberi saran ramuan TCM yang cocok bagi konsumen.
Berkaca ke cabang Singapura, LULI memiliki beberapa kategori menu, seperti: Remedy Brews, Lemon Brews, milk tea, fruit teas, dan coffee blends dengan es maupun air panas.
| Gambaran minuman LULI |
Minuman-minuman tersebut hadir dengan topping seperti water chestnut jelly, osmanthus rice wine, bird's nest jelly, coix seed pearls, dan peach gum.
Seperti yang ditulis di atas, LULI menyediakan teh susu dengan campuran ramuan tradisional dan bunga seperti melati dan osmanthus.
Indonesia merupakan negara ketiga yang disambangi LULI, setelah Singapura dan Malaysia pada tahun 2025.
PERSAINGAN MINUMAN TCM DI ASIA (2025)
Sepanjang 2024-2025, merek baru seperti Amacha (asal Singapura) dan LULI meramaikan pasar Asia Tenggara. Meski mereka belum sepopuler Chagee atau Chicha Sanchen, potensi perkembangannya bisa dibilang menarik karena masyarakat mulai mengubah pandangan terkait minuman gula dan kesehatan tubuh.
Bagaimana pandangan kalian soal minuman modern dengan rasa traditional chinese medicine? Hanya memberi efek semu atau inovasi menarik yang patut dicoba?
Komentar
Posting Komentar