Luckin Coffee dan Tim Hortons akan Hadir di Indonesia | RETAILITORY COFFEE #1
LATAR BELAKANG
Beberapa tahun belakangan, pasar kopi di Indonesia mengalami perkembangan pesat. Hal ini tidak terlepas dari perubahan gaya hidup masyarakat yang makin menggemari kopi. Menurut data Fitch Solutions, jumlah konsumsi kopi di Indonesia kemungkinan akan terus meningkat dalam beberapa waktu ke depan.[1]
Selain itu, posisi Indonesia sebagai penghasil kopi terbesar ke-empat di dunia juga memungkinkan distribusi kopi yang lebih terjangkau dan variasi yang beragam.[2]
![]() |
Starbucks Indonesia |
Jadi, tidak mengejutkan bila pengusaha lokal tergiur untuk terjun ke bisnis kedai kopi, beberapa di antaranya bahkan menembus negera tetangga. Misalnya, Tanamera, Kopi Kenangan, dan Fore Coffee yang sudah hadir di Singapura dan Malaysia. Selain itu, ada Tomoro Coffee yang berkembang pesat dengan 200 gerai dalam 1 tahun.[3]
Belum lagi kisah Starbucks, kedai kopi asing yang berhasil membuka ratusan gerai di Indonesia. Meski begitu, gelombang boikot terhadap merek asal Amerika Serikat sepanjang 2024 mengacaukan keberhasilan Starbucks. Banyaknya masyarakat yang mencari alternatif membuat pasar kopi Indonesia lebih terbuka. Pada kesempatan kali ini, penulis akan membuat daftar kedai kopi yang berencana ekspansi ke pasar Indonesia (2024-2025).
- LUCKIN COFFEE
Luckin Coffee atau dikenal juga sebagai Ruìxìng Kāfēi (瑞幸咖啡) di Tiongkok merupakan jaringan kedai kopi terbesar di Tiongkok dengan jumlah gerai sebanyak 13.273 per September 2023.[4]
![]() |
Luckin Coffee Jewel Changi Airport - Sumber: IG/luckincoffeesg |
Didirikan pada tahun 2017, Luckin Coffee sering disebut sebagai sebagai Starbucks-nya Tiongkok. Luckin terkenal dengan model bisnisnya yang memanfaatkan teknologi online ordering lewat aplikasi, sehingga ruang yang perlu disewa cenderung lebih kecil dibanding kedai kopi seperti Starbucks.
Meski sempat didera skandal terkait laporan keuntungan palsu dan mengajukan chapter 15 bankruptcy di Amerika Serikat, Luckin Coffee berhasil melakukan restrukturisasi dan bangkit. Bahkan pada 2023, Luckin Coffee berhasil mengambil alih tahta Starbucks sebagai jaringan kedai kopi terbesar di Tiongkok.[5]
Setelah hadir di Singapura dan Malaysia, Luckin Coffee juga berencana menambah gerai di negara Asia Tenggara lain. Berdasarkan artikel World Coffee Portal, mereka sedang mempertimbangkan pasar Indonesia.[6]
- TIM HORTONS
Tim Hortons didirikan pada tahun 1964 oleh Tim Horton, Jim Charade, dan Ron Joyce. Dalam situsnya, disebutkan bahwa jaringan kedai kopi asal Kanada ini sudah memiliki 5.701 gerai (kuartal III-2023) di seluruh dunia.[7]
![]() |
Tim Hortons NEX Mall Singapura - Sumber: IG/timhortonssg |
Selain kopi, Tim Hortons di setiap negara biasanya menyediakan menu yang beragam, mulai dari sarapan pagi seperti sandwich, donat, roti panggang, hingga wrap.
![]() |
TimBits - Sumber: IG/timhortonssg |
Setelah hadir di Filipina dan Thailand, Tim Hortons berencana ekspansi ke negara Asia Tenggara lain seperti Indonesia, Singapura, dan Malaysia melalui Marubeni (Marubeni Growth Capital Asia/MGCA). MGCA sendiri dibentuk Marubeni untuk memfoksukan investasi pada sektor konsumen. Bila semua berjalan lancar, gerai pertama di Indonesia akan dibuka tahun 2025.[8]
- NBC (NOTHING BEFORE COFFEE)
Nothing Before Coffee, atau kadang disebut juga NBC merupakan jaringan kedai kopi asal Jaipur (India) dan didirikan pada 2017. Meski jumlah gerainya belum mencapai 100 (hingga 2024), Nothing Before Coffee tetap berambisi mencapai target 400 gerai pada 2026. Salah satu pasar yang menarik bagi NBC adalah Indonesia.[9]
Salah satu best sellers di NBC merupakan Biscoff Shrappe, minuman kopi dengan whip cream dan biskuit Biscoff yang renyah dan harum. Selain itu, ada juga Caramel Shrappe dan Affogato.
- HWC COFFEE
HWC Coffee didirikan pada 2016 di Taiwan. Nama HWC sendiri diambil dari kata Hei Wo atau tanah hitam yang memainkan peran penting untuk menghasilkan biji berkualitas tinggi. Hingga Maret 2023, HWC Coffee tercatat sudah memiliki 70 gerai di Taiwan.
![]() |
HWC Coffee Malaysia - Sumber: IG/hwc_malaysia |
Sebelum masuk ke Indonesia, HWC Coffee juga melebarkan sayapnya di Malaysia dan Brunei Darussalam. Dalam waktu dekat, HWC Coffee berencana untuk memperlebar sayapnya di Asia Tenggara dengan membuka 10 gerai di Indonesia, Brunei, dan Singapura. [10]
- REBORN COFFEE
Reborn Coffee berasal dari California, Amerika Serikat dan didirikan oleh Jay Kim (pernah mendirikan Tutti Fruti Frozen Yogurt) pada 2014. Hingga Juli 2023, terdapat 14 gerai yang sudah dioperasikan di Amerika Serikat.
Pada 15 Januari 2023, Reborn Coffee menandatangani perjanjian kerja sama dengan Collective Project Sdn Bhd, yang mengoperasikan Reborn Coffee di Malaysia untuk mengembangkan Reborn Coffee di negara lain di Asia Tenggara. Berdasarkan informasi ini, ada kemungkinan sub-franchise ke perusahaan lokal di Indonesia.
![]() |
Reborn Coffee The Exhange 106 Malaysia - Sumber: IG/reborncoffee.my |
Menurut CEO Reborn Coffee (Jay Kim), meningkatnya daya beli masyarakat kelas menengah dan budaya konsumsi kopi yang terus berkembang menjadi beberapa alasan mereka memasuki pasar Asia Tenggara.
Dalam rilisan pers, disebutkan bahwa pihak pusat dan Reborn Coffee Malaysia Sdn Bhd akan bersama mencari agen properti/real estat yang bisa membantu menemukan lokasi yang cocok di Indonesia (Jakarta) dan Singapura.[11]
SELANJUTNYA?
Dengan banyaknya jaringan kedai kopi asing maupun lokal yang masuk ke 'kolam' ini, bagaimana respon pemain existing? Tentu menarik untuk ditunggu, karena persaingan akan semakin ketat di berbagai tingkat. Mulai dari premium sampai kelas bawah.
Salah satu merek yang mulai melakukan diferensiasi adalah Janji Jiwa, jaringan kopi lokal ini memperkenalkan konsep gerai dan identitas baru yang lebih colorful. Pilihan menu makanan juga cenderung dibuat lebih banyak dibanding sebelumnya. Selain itu, ada juga Kopi Tuku yang berencana untuk menembus pasar global pada 2025.
Kalau menurut Anda, siapa yang pantas merajai pasar Indonesia?
REFERENSI
[1] - Singapore Business Review (2020). Coffee spending to rise 8.2% to $2.2b by 2024 in Indonesia. Diakses dari https://sbr.com.sg/food-beverage/asia/coffee-spending-rise-82-22b-2024-in-indonesia
[2] - Shahbandeh, M (2020). Global coffee production 2020, by country. Diakses dari https://www.statista.com/statistics/277137/world-coffee-production-by-leading-countries/
[3] - Nabila, M. (2023). Kiat Tomoro Coffee, 1 Tahun Buka 200 Gerai. Diakses dari https://entrepreneur.bisnis.com/read/20231024/88/1707552/kiat-tomoro-coffee-1-tahun-buka-200-gerai
[4] - Luckin Coffee (2023). LKNCY 2023Q3 Earnings Presentation. Diakses dari https://investor.lkcoffee.com/static-files/5c8e866b-1100-43b4-abbf-4873a454ecd3
[5] - Chiang, S. (2023). How Luckin Coffee overtook Starbucks as the largest coffee chain in China. Diakses dari https://www.cnbc.com/2023/09/12/how-luckin-coffee-overtook-starbucks-in-china.html
[6] - Neate, R. (2023). China overtakes US as branded coffee shop capital of the world. Diakses dari https://www.theguardian.com/business/2023/dec/12/china-us-branded-coffee-shop
[7] - RBI (2023). Restaurant Brands International Inc. Reports Third Quarter 2023 Results. Diakses dari https://www.rbi.com/English/news/news-details/2023/Restaurant-Brands-International-Inc.-Reports-Third-Quarter-2023-Results/default.aspx
[8] - World Coffee Portal (2025). Tim Hortons to return to outlet growth in Canada following strong 2024 results. Diakses dari https://www.worldcoffeeportal.com/Latest/News/2025/February/Tim-Hortons-to-return-to-outlet-growth-in-Canada-f
[9] - World Coffee Portal (2024). India’s Nothing Before Coffee seeking $4m investment to support growth plans. Diakses dari https://www.worldcoffeeportal.com/Latest/News/2024/August/India-s-Nothing-Before-Coffee-seeking-$4m-investme
[10] - HWC Coffee (2023). HWC Coffee Malaysia to spend RM60 million over two years on expansion. Diakses dari https://hwccoffee.my/news/Lastest/hwcexpansion
[11] - Reborn Coffee (2023). Reborn Coffee Partners with COLLECTIVE to Expand Brand into Malaysia and Indonesia. Diakses dari https://s3.amazonaws.com/b2icontent.irpass.cc/2799/rl115149.pdf
Komentar
Posting Komentar